Permainan Penuh Misteri Dunia Caraval
Review No Spoiler Novel Caraval
REVIEW NOVEL
Leona night
3/26/20264 min read


Aku membaca buku ini karena popularitasnya yang luar biasa di media Sosial. Jujur aku tidak siap dengan Fantasi yang akan aku temui dalam Novel yang termasuk kategori Young Adult ini. Namun ketika aku memasuki dunia Caraval, buku ini mengikatku untuk terus dibaca hingga akhir. Aku seperti tersedot masuk dalam dunia Caraval yang penuh tipu daya. Meskipun aku tahu betul buku ini dan semboyan di dalamnya sudah mengingatkan, ini hanya permainan, tetapi akhir dan bagaimana permainan ini di susun sungguh tidak mudah untuk dilewatkan begitu saja.
First Impression
Kata kata pertama yang membuat novel ini kuat sejak awal dibaca adalah “ Butuh waktu tujuh tahun untuk membuat surat yang tepat.” Tidak seperti Novel lain yang langsung masuk pada bab satu dan membuat kisahnya sendiri, Stephanie Garber justru membawa kita untuk membaca surat surat pribadi Scarlet pada Mr Legend pemilik Caraval tanpa menjelaskan apa itu Caraval, siapa itu Legend dan mengapa begitu kuat keinginan Scarlet untuk dapat menyaksikan Caraval.
Awalnya aku mengira Caraval adalah sebuah pertunjukan Circus atau sulap dan sejenisnya yang bisa membuat seseorang tertarik untuk menyaksikannya. Dan persepsi inilah yang aku bawa sepanjang Caraval. Walaupun tidak sepenuhnya benar, tetapi memasuki dunia Magic Caraval memang seperti masuk dalam dunia yang penuh tipu daya sejenis sulap dari awal sampai akhir.
Nuansa novel ini kuat di dalam menciptakan dunia Fantasi. Dan ini memang mempunyai dua konsekuensi. Satu pembaca akan susah meletakkan buku ini, karena begitu kuat imajinasi Stephanie tentang Magic, namun untuk pemula pembaca cerita Fantasi, maka dunia Caraval perlu sedikit upaya imajinasi untuk digambarkan dalam pikiran, dan membuat buku ini menjadi berat di awal.
Story Hook
Seperti yang sudah aku katakan di awal, buku ini punya hook yang sangat kuat. Selain semboyan ini hanyalah permainan, penulisan yang menggunakan Third Person Limited POV serta gaya penulisan dari awal sampai akhir yang kental dengan nuansa Information Withholding, membuat siapapun yang membaca kisah ini seperti masuk dalam labirin dan mengikuti pola pikir Scarlet Dragna sebagai POV utama cerita.
Begitu kuatnya Stephanie membawa kisah ini melalui persepsi dan pola pikir Scarlet Dragna, sehingga bagiku sebagai seorang pembaca dengan kecenderungan analisa situasi yang kuat sempat merasa bahwa Scarlet terkesan begitu naif dan banyak mengambil keputusan yang salah sepanjang cerita. Dan ini makin membuatku tidak bisa melepaskan buku ini karena tergiur dengan apa konsekuensi yang akan ditemui Scarlet akibat pilihan dari pola pikirnya yang kurang tepat itu.
Karakter
Banyak karakter muncul dalam kisah ini, tetapi Karakter utama yang melalui dia lah kita melihat dunia Caraval adalah Scarlet Dragna, seorang gadis anak dari Gubernur Trisada yang kejam yaitu Marcello Dragna. Bersama Adiknya Donatella Dragna dan seorang Pelaut yang bernama Julian mereka masuk dalam permainan Caraval.
Caraval sendiri akan menyuguhkan berbagai karakter lain yang kebanyakan adalah pemain dan pengikut pemilik Caraval, yaitu Master Legend yang hingga akhir buku ini tidak akan dikisahkan dengan jelas siapa dia. Sehingga jika kita hanya membaca buku ini saja ( Caraval adalah Trilogi fantasi) maka kita akan merasa kecewa karena banyak karakter yang keluar masuk tanpa jelas siapa dan apa motif mereka dalam cerita.
Namun bagiku disitulah letak kekuatan buku ini. Kita sebagai pembaca diminta untuk bersabar dan menelan semua fakta yang ditangkap melalui sudut pandang Scarlet yang penuh dengan kehati hatian, naif dan terkadang berkesan penakut.
Jika kalian adalah pembaca yang terbiasa bergulat dengan novel yang mengisahkan banyak karakter dengan tuntas, bisa jadi kalian akan kecewa dengan cara Stephanie menulis kan karakternya. Satu satunya karakter yang bisa dipercaya pembaca, mengalami perkembangan motive dan watak, hanyalah Scarlet. Selain daripada itu semua karakter di buku ini bisa dianggap tidak layak dipercaya, dan tidak mempunyai motif yang kuat serta pola pikir yang bisa dipetakan dengan baik, apalagi perubahan watak.
Terus terang pada awalnya cara Stephanie menuliskan karakter yang seperti ini membuatku ingin memberinya bintang satu. Tetapi kemudian aku mengenali betapa kuat Ketrampilan Stephanie menjaga ilusi kisah ini melalui sudut pandang Scarlet membuatku berubah pikiran dan memahami tujuan Stephanie yaitu mengenalkan dunia Caraval hanya dari sudut pandang satu orang saja, yaitu pemain utama Caraval yaitu Scarlet Drgna.
Konflik dan Tension
Cerita ini dibuka dengan keinginan Scarlet untuk bisa menghadiri Caraval dan ikut bermain di dalamnya.Caraval bukanlah jenis pertunjukan yang bisa diikuti oleh siapapun yang ingin, tetapi mereka harus mendapatkan undangan khusus dari sang Maestro Caraval yaitu Legend.
Selama hampir tujuh tahun Scarlett menulis surat pada Legend untuk bisa ikut Caraval, dan tidak mendapatkan jawaban yang menggembirakan. Baru pada tahun ke tujuh lah dia mendapatkan kepastian dari Legend untuk bisa ikut Caraval melalui sebuah Tiket undangan masuk ke Caraval. Namun sayang pada saat itu Scarlet sudah tinggal 10 hari menuju mengakhiri masa lajangnya melalui perjodohan yang diatur oleh ayahnya dengan seorang bangsawan yang itu pun namanya dibuat penuh rahasia dan hanya dikenal sebagai sang count.
Konflik eksternal mulai muncul saat memasuki pulau Isla De Los Suenos (pulau tempat Caraval diadakan). Disana Scarlett mendadak kehilangan adiknya dan dia harus menemukan sang adik sebelum batas waktu tertentu. Jika dia gagal maka akan ada konsekuensi pahit yang harus ditanggung. Disinilah semua pusaran masalah saling terkait dan menenggelamkan Scarlet dalam berbagai persepsi warna warni yang kadang menggembirakan kadang juga menakutkan.
Dalam perjalanan ini dia didampingi oleh Julian, seorang pelaut tampan dengan identitas misterius, tetapi pesonanya susah ditolak oleh Scarlet. Berbagai konflik antara keduanya selama perjalanan ini pun membuat kisah ini menjadi tantangan tersendiri yang akan dialami pembaca. Sehingga pembaca bisa merasakan bagaimana jika ditempatkan pada sebuah persoalan dimana tidak ada satu orang pun yang mampu menjadi petunjuk mutlak yang akan membawa solusi bagi masalah Scarlet. Perasaan lonely yang menakutkan pun akan menjadi bagian utama dan tantangan terberat yang susah untuk ditaklukkan.
Apa yang didapat
Terlepas dari persepsi awalku bahwa kisah ini belum mampu membuatku mengenali aturan baku dunia fantasi yang dibangun, Caraval tetap merupakan bacaan yang sangat mengasyikkan. Dan memang kadang kita perlu bersabar dan tidak buru buru menjatuhkan Vonis terhadap cara penulisan kisah yang mungkin kita anggap inkonsisten dan ambigu.
Namun percayalah , begitu kalian membaca buku kedua dari seri Caraval ini yaitu Legendary, kalian baru akan menyadari seperti apa sebenarnya motif tiap tokoh, apa aturan kisah fantasi ini dan semua inkonsistensi narasi akan terjawab tuntas.
Sehingga pesan utama dalam membaca kisah ini adalah nikmati semua fantasinya dan terima semua kisah dan fakta tanpa perlu mempertanyakan lebih jauh. Karena hanya dengan itulah pembaca akan benar benar memahami apa makna dibalik pesan utama Novel ini bahwa ini semua hanyalah permainan.
Penilaian
Sulit bagiku untuk tidak memberikan bintang lima untuk novel ini. Teknik penulisan Limited Person POV yang sangat kuat yang dimiliki Stephanie benar benar mampu menghadirkan kisah ini dari persepsi tokoh utamanya yang punya keterbatasan sudut pandang. Dan Stephanie sama sekali tidak takut untuk disalah pahami akibat keputusan ini.
Novel ini punya diskripsi yang sangat kuat tentang sepertu apa Magic dalam dunia pikian Scarlet dan memory masa kanak kanaknya. Menyelami kisah ini mengajak kita sebagai pembaca untuk menanggalkan persepsi kita yang pragmatis dan kaku tentang realita kehidupan dan memasuki dunia Fantasi yang indah dengan berbagai warna dan keajaiban yang susah untuk dilupakan bahkan setelah buku tuntas dibaca.
Sekali waktu , beranilah meninggalkan dunia mu yang kaku dan membosankan, dan masuklah dalam dunia pereepsi yang penuh warna warna menakjubkan.
